BANYUWANGI – Pemandangan berbeda terlihat dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng. Dengan semangat nasionalisme yang tinggi, Karang Taruna Cakra Wiguna sukses menyelenggarakan upacara bendera 17 Agustus dengan lokasi yang unik, yakni di kawasan wisata Embung Samidin, Dusun Pandan.
Meskipun dilaksanakan di tengah situasi pandemi COVID-19 yang masih melanda, upacara berlangsung dengan sangat khidmat dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat.
Kades Sukamto Apresiasi Produktivitas Pemuda
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Desa Kembiritan, Bapak Sukamto, memimpin jalannya prosesi pengibaran bendera Merah Putih. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan rasa bangga dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran Karang Taruna Cakra Wiguna atas inisiatif dan kerja keras mereka.
"Saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Karang Taruna Cakra Wiguna. Di tengah keadaan COVID-19 yang sulit ini, kalian tetap mampu melaksanakan kegiatan yang sangat produktif dan penuh makna. Kita tidak boleh menyerah, harus tetap semangat demi kemajuan desa kita," tegas Bapak Sukamto dalam sambutannya.
Upacara Bersama Rakyat: Dari Petani hingga Tokoh Masyarakat
Keunikan upacara di Embung Samidin ini juga terlihat dari jajaran pesertanya. Tidak hanya diikuti oleh perangkat desa dan anggota karang taruna, upacara ini juga dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat, termasuk para petani setempat yang datang dengan pakaian kerja mereka namun tetap menunjukkan sikap hormat yang dalam.
Kehadiran para petani dan warga sekitar menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan milik semua orang. Embung Samidin, yang biasanya menjadi tempat pengairan dan wisata, sejenak berubah menjadi lapangan upacara yang sakral di bawah langit Dusun Pandan.
Harapan di Hari Kemerdekaan
Kegiatan ini diharapkan menjadi simbol ketangguhan warga Desa Kembiritan dalam menghadapi pandemi. Dengan semangat kemerdekaan, Karang Taruna Cakra Wiguna berkomitmen untuk terus menjadi motor penggerak inovasi di desa, menjadikan tantangan sebagai peluang untuk berbuat lebih banyak bagi masyarakat.